IHSG Hari Ini 23 Oktober 2026: Ditutup Naik 51,35 Poin ke 5.439,26

Grafik harga penutupan harian IHSG selama 20 hari bursa terakhir, 28 September 2026 s,d, 23 Oktober 2026: turun 11,53% dari penutupan 28 September 2026 (6.147,86) ke 5.439,26
Harga penutupan harian IHSG 20 hari bursa terakhir, 28 September 2026 s.d. 23 Oktober 2026 (biru = naik, merah = turun). Persentase pada grafik dihitung dari penutupan 28 September 2026.

IHSG hari ini, 23 Oktober 2026, ditutup naik 51,35 poin atau 0,95% ke level 5.439,26, dari 5.387,90 pada penutupan 22 Oktober 2026.

Sepanjang hari itu, IHSG bergerak antara level tertinggi 5.455,21 dan terendah 5.366,29. Ringkasan: IHSG ditutup naik 51,35 poin (0,95%) ke 5.439,26 pada 23 Oktober 2026.

IHSG 5 Hari Bursa Terakhir

Berikut level penutupan IHSG dan perubahannya dibanding hari bursa sebelumnya, sampai 23 Oktober 2026.

Tanggal Penutupan Perubahan (poin) Perubahan (%)
23 Oktober 2026 5.439,26 +51,35 +0,95%
22 Oktober 2026 5.387,90 +59,54 +1,12%
21 Oktober 2026 5.328,36 +49,47 +0,94%
20 Oktober 2026 5.278,89 +282,28 +5,65%
19 Oktober 2026 4.996,61 -188,50 -3,64%

IHSG Dibanding Beberapa Hari Terakhir

Dibanding penutupan 16 Oktober 2026 (5.185,10), IHSG naik 4,90% dalam 5 hari bursa terakhir.

Dibanding penutupan 25 September 2026 (6.241,89), IHSG turun 12,86% dalam 20 hari bursa terakhir.

Angka persen di awal artikel dibandingkan dengan penutupan kemarin. Perbandingan 5 dan 20 hari memakai penutupan pada tanggal yang disebut.

IHSG sudah naik 4 hari bursa berturut-turut sampai penutupan 23 Oktober 2026.

Dalam 20 hari bursa terakhir (sejak 28 September 2026), penutupan IHSG berkisar antara 4.996,61 dan 6.192,93; level hari ini 12,17% di bawah yang tertinggi dan 8,86% di atas yang terendah.

Dalam 60 hari bursa terakhir (sejak 30 Juli 2026), penutupan IHSG berkisar antara 4.996,61 dan 6.686,44; level hari ini 18,65% di bawah yang tertinggi dan 8,86% di atas yang terendah.

Penutupan hari ini berada di atas rata-rata penutupan 5 hari bursa (5.286,20) dan di bawah rata-rata penutupan 20 hari bursa (5.812,78).

Pergerakan IHSG Sepanjang Hari

Rentang gerak IHSG sepanjang 23 Oktober 2026 sebesar 88,92 poin (1,65% dari level penutupan hari sebelumnya), dan indeks ditutup di bagian atas rentang itu.

Volume transaksi IHSG 43,18 miliar lembar saham berada di bawah rata-rata volume 5 hari bursa sebelumnya, selisih 3,71%.

Saham yang Naik Paling Tinggi Hari Ini

Saham dengan kenaikan harga terbesar pada 23 Oktober 2026, dibanding penutupan hari bursa sebelumnya. Daftar hanya memuat saham dengan nilai transaksi minimal Rp1,00 miliar, tanpa waran/rights dan tanpa saham yang hari itu mengalami aksi korporasi (misalnya pemecahan saham), supaya angka tidak menyesatkan.

Kode Emiten Penutupan Perubahan Nilai transaksi
WMUU Widodo Makmur Unggas Tbk. 36 +33,33% Rp8,26 miliar
FAST Fast Food Indonesia Tbk. 380 +25,00% Rp6,12 miliar
PTSP Pioneerindo Gourmet International Tbk. 2.250 +25,00% Rp4,40 miliar
TOBA TBS Energi Utama Tbk. 520 +25,00% Rp86,79 miliar
ASLI Asri Karya Lestari Tbk. 362 +24,83% Rp132,58 miliar

Saham yang Turun Paling Dalam Hari Ini

Saham dengan penurunan harga terbesar pada 23 Oktober 2026, dibanding penutupan hari bursa sebelumnya.

Kode Emiten Penutupan Perubahan Nilai transaksi
BTEK Bumi Teknokultura Unggul Tbk 11 -8,33% Rp1,23 miliar
BUKK Bukaka Teknik Utama Tbk. 1.140 -6,94% Rp1,43 miliar
HATM Habco Trans Maritima Tbk. 540 -6,90% Rp3,64 miliar
SMLE Sinergi Multi Lestarindo Tbk. 300 -6,83% Rp11,69 miliar
ALKA Alakasa Industrindo Tbk 4.380 -6,81% Rp1,84 miliar

Berapa Saham yang Naik dan Turun Hari Ini

Dari 963 saham yang diperdagangkan pada 23 Oktober 2026, 506 saham ditutup naik, 192 saham ditutup turun, dan 265 saham ditutup tidak berubah.

Nilai dan Volume Transaksi Hari Ini

Total nilai transaksi seluruh papan pada 23 Oktober 2026 adalah Rp13,92 triliun, dengan volume 39,70 miliar lembar dan 1.804.809 kali transaksi.

Investor Asing Hari Ini

Pada 23 Oktober 2026, investor asing lebih banyak menjual: selisih jual atas beli Rp1,29 triliun di seluruh pasar saham. Rata-rata 5 hari bursa sebelumnya, asing juga lebih banyak menjual: Rp1,75 triliun per hari. NBSA hanya menghitung perdagangan biasa. Net Asing (Rupiah) dihitung dari data broker yang diolah Techno62 dan memuat perdagangan biasa serta negosiasi. Jadi pada hari ada transaksi negosiasi besar, angkanya bisa berbeda jauh dari NBSA. Pelajari arti net asing.

Sektor yang Dibeli dan Dijual Asing

Pada 23 Oktober 2026, selisih beli dan jual asing paling tinggi di sektor: Consumer Cyclicals (+Rp160,83 miliar), Transportation & Logistic (+Rp129,62 miliar), Industrials (+Rp57,83 miliar). Paling rendah di sektor: Financials (-Rp1,33 triliun), Basic Materials (-Rp165,54 miliar), Technology (-Rp74,59 miliar). Tanda minus berarti asing lebih banyak menjual. Lihat juga pembagian per sektor setiap pekan.

Indeks Saham Lain Hari Ini

Perubahan beberapa indeks saham lain di BEI pada 23 Oktober 2026.

Indeks Penutupan Perubahan
LQ45 547,05 +0,46%
IDX30 306,21 +0,37%
IDX80 80,86 +0,70%
KOMPAS100 702,76 +0,86%
IDXQ30 101,78 +0,58%

Saham UMA dan Suspensi Hari Ini

Pengumuman suspensi (penghentian sementara perdagangan) pada 23 Oktober 2026: PTPP (SPT). Pelajari arti suspensi saham.

Pertanyaan tentang IHSG Hari Ini

Berapa IHSG hari ini (23 Oktober 2026)?

IHSG ditutup di level 5.439,26 pada 23 Oktober 2026, naik 51,35 poin (0,95%) dari 5.387,90 pada penutupan 22 Oktober 2026.

Berapa level tertinggi dan terendah IHSG pada 23 Oktober 2026?

Pada 23 Oktober 2026, IHSG mencapai level tertinggi 5.455,21 dan terendah 5.366,29.

Saham apa yang naik paling tinggi hari ini (23 Oktober 2026)?

WMUU (Widodo Makmur Unggas Tbk.) naik paling tinggi di antara saham dengan nilai transaksi minimal Rp1,00 miliar, yaitu +33,33% ke 36.

Saham apa yang turun paling dalam hari ini (23 Oktober 2026)?

BTEK (Bumi Teknokultura Unggul Tbk) turun paling dalam di antara saham dengan nilai transaksi minimal Rp1,00 miliar, yaitu -8,33% ke 11.

Apa itu IHSG?

IHSG (Indeks Harga Saham Gabungan) adalah indeks yang mengukur pergerakan harga seluruh saham yang tercatat di Bursa Efek Indonesia. Angkanya naik saat harga saham secara gabungan naik, dan turun saat harga secara gabungan turun.

Baca juga

Catatan: Artikel ini disusun otomatis. Isinya hanya menggambarkan yang sudah terjadi, bukan ajakan membeli atau menjual, dan bukan prediksi.

Lihat semua analisa IHSG →

Techno62 (disusun otomatis)

https://techno62.com/about/

Artikel ini disusun otomatis dari data pasar: data penutupan Bursa Efek Indonesia (BEI), serta data transaksi dan kepemilikan saham yang diolah Techno62. Kami bukan penasihat investasi berlisensi; data bersifat historis dan bukan rekomendasi. Pemeriksaan dilakukan sesudah terbit. Lihat halaman Tentang dan Redaksi.

Related post

Pengaturan Cookie