IHSG Turun 11,57% pada 16 Oktober 2026: Trading Halt dan Data Penutupan
IHSG ditutup turun 678,68 poin atau 11,57% ke level 5.185,10 pada Jumat, 16 Oktober 2026, dari 5.863,78 pada penutupan 15 Oktober 2026, menurut data Bursa Efek Indonesia (BEI) yang diolah Techno62. Pada hari yang sama BEI menghentikan sementara perdagangan (trading halt). Tulisan ini merangkum data penutupan dan pengumuman resmi pada hari itu secara deskriptif; bukan rekomendasi beli atau jual dan bukan prediksi.
Data penutupan 16 Oktober 2026
- Level penutupan 5.185,10, turun 678,68 poin (11,57%) dari penutupan sebelumnya.
- Rentang sepanjang hari: tertinggi 5.404,51 dan terendah 5.185,10; indeks ditutup di bagian bawah rentang itu.
- Dibanding penutupan 9 Oktober 2026 (6.093,76), IHSG turun 14,91% dalam 5 hari bursa; dibanding penutupan 18 September 2026 (6.441,16), turun 19,50% dalam 20 hari bursa. Angka 11,57% memakai basis penutupan 15 Oktober 2026, angka 14,91% basis penutupan 9 Oktober 2026 (lihat IHSG Sepekan 12 Oktober 2026 – 16 Oktober 2026).
- Level 5.185,10 adalah penutupan terendah dalam 20 hari bursa dan dalam 60 hari bursa terakhir.
- Indeks lain di BEI pada hari itu: LQ45 ditutup 508,56 (-13,82%), IDX30 283,66 (-13,73%), IDX80 75,41 (-13,59%), KOMPAS100 657,93 (-13,57%), IDXQ30 92,99 (-13,88%).
- Net asing: investor asing mencatat net jual Rp3,34 triliun di pasar saham (dijumlahkan dari transaksi broker seluruh saham). Rata-rata 5 hari bursa sebelumnya adalah net beli Rp34,66 miliar per hari. Sektor dengan net asing terendah: Financials (-Rp4,33 triliun). NBSA hanya menghitung perdagangan biasa. Net Asing (Rupiah) dihitung dari data broker yang diolah Techno62 dan memuat perdagangan biasa serta negosiasi. Jadi pada hari ada transaksi negosiasi besar, angkanya bisa berbeda jauh dari NBSA.
Lima hari bursa terakhir
| Tanggal | Penutupan | Perubahan (poin) | Perubahan (%) |
|---|---|---|---|
| 16 Oktober 2026 | 5.185,10 | -678,68 | -11,57% |
| 15 Oktober 2026 | 5.863,78 | -79,24 | -1,33% |
| 14 Oktober 2026 | 5.943,02 | +17,05 | +0,29% |
| 13 Oktober 2026 | 5.925,98 | -10,17 | -0,17% |
| 12 Oktober 2026 | 5.936,15 | -157,61 | -2,59% |
Pengumuman resmi pada 16 Oktober 2026
Bursa Efek Indonesia. Dalam Siaran Pers No. 093/BEI.SPR/10-2026, BEI menyatakan telah melakukan pembekuan sementara perdagangan (trading halt) pada sistem perdagangan pukul 08.58.00 waktu JATS (Jakarta Automated Trading System), dengan perdagangan dilanjutkan pukul 09.28.00 JATS tanpa perubahan jadwal perdagangan. BEI menyebut tindakan itu dilakukan karena terdapat penurunan IHSG yang mencapai 8%, dalam rangka menjaga perdagangan saham agar teratur, wajar, dan efisien, sesuai Peraturan Nomor II-A tentang Perdagangan Efek Bersifat Ekuitas dan Keputusan Direksi BEI Kep-00002/BEI/04-2025. Arti istilahnya dijelaskan di Trading Halt Adalah.
Otoritas Jasa Keuangan. OJK menerbitkan Siaran Pers SP 192/OJK/DKPU/V/2026 berjudul “OJK Berkomitmen untuk Terus Melanjutkan dan Memperkuat Reformasi Pasar Modal Indonesia”. Di dalamnya OJK menyatakan berkomitmen terus memperkuat penegakan hukum di sektor pasar modal, dan bersama self-regulatory organization (SRO) melanjutkan engagement dengan lembaga penyedia indeks serta investor institusi global.
Techno62 tidak menyatakan hubungan sebab-akibat antara pengumuman mana pun dan pergerakan indeks pada hari itu. BEI dalam siaran persnya menyebut dasar tindakan trading halt adalah penurunan IHSG yang mencapai 8%.
Cara membaca data ini
- Angka di atas adalah data historis satu hari bursa. Pergerakan satu hari tidak menunjukkan arah hari berikutnya.
- Net asing adalah selisih nilai beli dan jual investor asing; negatif berarti net jual. Lihat Net Asing Adalah.
- Data ringkas yang diperbarui tiap hari bursa ada di IHSG Hari Ini; data indeks lainnya ada di halaman Indeks di app.
Sumber dan tanggal baca
- Data penutupan: BEI, diolah techno62.com (artikel harian 16 Oktober 2026).
- Siaran Pers BEI No. 093/BEI.SPR/10-2026, 16 Oktober 2026, dibaca 16 Oktober 2026.
- Siaran Pers OJK SP 192/OJK/DKPU/V/2026, 16 Oktober 2026, dibaca 16 Oktober 2026.
Catatan: Artikel ini disusun otomatis. Isinya hanya menggambarkan yang sudah terjadi, bukan ajakan membeli atau menjual, dan bukan prediksi.