Analisa Saham GPRA 24 Agustus 2026: Kepemilikan Saham 1% Dilaporkan

Konten ini dihasilkan otomatis dari data publik Bursa Efek Indonesia, diproses oleh techno62.com. Ini BUKAN nasihat investasi/rekomendasi beli-jual dari penasihat berlisensi. Skor & data broker di bawah bersifat murni deskriptif dari pola historis, belum tentu prediktif, dan TIDAK divalidasi sbg sinyal beli/jual.

Cara membaca angka di artikel ini: penjelasan istilah (net, lembar, standar deviasi, inisiasi transaksi) ada di halaman penjelasan lengkap & disclaimer →

Berikut ringkasan data GPRA per 24 Agustus 2026. Tercatat 5 pelaporan perubahan kepemilikan di atas 1% untuk GPRA dalam periode ini (rincian nama & persentase di section Perubahan Kepemilikan di bawah).

Grafik candlestick harga (biru = naik, merah = turun), volume harian, dan net kumulatif Domestik+Asing 3 broker teratas GPRA (AG, OD, XL; sama dengan daftar di bagian Inventory Broker), periode 2026-05-26 s.d. 2026-08-24
Candlestick harga harian (biru = naik, merah = turun; disesuaikan split), volume, dan net kumulatif Domestik+Asing 3 broker teratas GPRA (AG, OD, XL; sama dengan daftar di bagian Inventory Broker), periode 2026-05-26 s.d. 2026-08-24. Sumber: data BEI, diolah techno62.com. Deskriptif, bukan sinyal beli/jual.

Catatan konteks (ditambahkan 19 September 2026): pada periode data artikel ini tercatat transaksi non-reguler (negosiasi) yang besar:

  • 30 Juni 2026: 50.000.000 lembar (1,17% dari saham beredar), harga rata-rata non-reguler Rp100 vs harga penutupan pada hari yang sama Rp99.

Transaksi non-reguler berlangsung di luar pasar reguler, sehingga angka broker di artikel ini dapat dipengaruhi transaksi tersebut dan tidak otomatis mencerminkan akumulasi atau distribusi di pasar reguler. Data yang tersedia tidak memungkinkan kami menyimpulkan tujuan transaksi.

Kepemilikan Saham di Atas 1%

Perubahan kepemilikan pemegang saham yang memegang 1% atau lebih (digabung per pemegang saham). Daftar ini lebih luas daripada pemegang 5% atau lebih saja. Yang dilaporkan:

  • 2026-07-31: GAPURA INTI SEJAHTERA (CP) — 1,86% → 0,00%
  • 2026-07-31: YEANNE (Perorangan) — 4,19% → 4,97%
  • 2026-07-31: ABADIMUKTI GUNALESTARI (Firm) — 46,37% → 45,79%
  • 2026-07-31: ASTRID RIRIN AGUSTIN LUHULIMA (Perorangan) — 4,35% → 4,92%
  • 2026-07-31: ADITYA ANTONIUS (Perorangan) — 5,84% → 6,31%

Selisih Beli-Jual Kumulatif per Broker

Catatan: harga rata-rata di bagian ini adalah hitungan Techno62, bukan harga beli aktual satu orang; satu kode broker mewakili banyak nasabah. Estimasi harga rata-rata pembelian bersih dihitung dari arus bersih broker, bukan harga beli sebenarnya.

3 broker paling aktif (2026-05-26 s.d. 2026-08-24): AG, OD, XL

AG — net kumulatif terakhir:
Domestik (2026-08-24): net kumulatif 219.165.900 lembar (sejak 1 Agustus 2025), estimasi harga rata-rata pembelian bersih Rp109,46
Asing (2026-08-24): net kumulatif -16.200 lembar (sejak 1 Agustus 2025), estimasi harga rata-rata pembelian bersih Rp133,00

Perkembangan net kumulatif gabungan (domestik + asing), 5 hari bursa terakhir (AG): 2026-08-18: +215.125.400 -> 2026-08-19: +222.258.200 -> 2026-08-20: +224.600.200 -> 2026-08-21: +211.381.900 -> 2026-08-24: +219.149.700

OD — net kumulatif terakhir:
Domestik (2026-08-24): net kumulatif 297.848.600 lembar (sejak 1 Agustus 2025), estimasi harga rata-rata pembelian bersih Rp107,07
Asing (2026-08-24): net kumulatif 0 lembar (sejak 1 Agustus 2025), estimasi harga rata-rata pembelian bersih –

Perkembangan net kumulatif gabungan (domestik + asing), 5 hari bursa terakhir (OD): 2026-08-18: +297.599.300 -> 2026-08-19: +297.357.800 -> 2026-08-20: +298.649.100 -> 2026-08-21: +298.133.800 -> 2026-08-24: +297.848.600

XL — net kumulatif terakhir:
Domestik (2026-08-24): net kumulatif 67.450.200 lembar (sejak 1 Agustus 2025), estimasi harga rata-rata pembelian bersih Rp108,03
Asing (2026-08-24): net kumulatif 16.700 lembar (sejak 1 Agustus 2025), estimasi harga rata-rata pembelian bersih Rp133,49

Perkembangan net kumulatif gabungan (domestik + asing), 5 hari bursa terakhir (XL): 2026-08-18: +66.598.600 -> 2026-08-19: +71.989.100 -> 2026-08-20: +65.152.000 -> 2026-08-21: +68.697.300 -> 2026-08-24: +67.466.900

Inisiasi Transaksi Harian per Broker

Rincian 3 hari bursa terakhir yang punya data transaksi harian per broker (2026-08-20 s.d. 2026-08-24). Dari seluruh transaksi GPRA di pasar reguler pada tiap hari (transaksi negosiasi tidak dihitung), persentase “dimulai pembeli” dan “dimulai penjual” menunjukkan siapa yang memulai transaksinya, bukan total beli melawan jual broker, menurut klasifikasi pada data transaksi yang kami olah. “Net inisiasi” sebuah broker adalah nilai transaksi yang ia mulai sebagai pembeli dikurangi yang ia mulai sebagai penjual.

  • 2026-08-20: total nilai Rp15,21 miliar dalam 17.942 transaksi; 86,2% dimulai pembeli dan 13,8% dimulai penjual; net asing +Rp0,70 miliar
  • 2026-08-21: total nilai Rp12,50 miliar dalam 11.727 transaksi; 61,5% dimulai pembeli dan 38,5% dimulai penjual; net asing -Rp0,42 miliar
  • 2026-08-24: total nilai Rp11,88 miliar dalam 5.526 transaksi; 86,9% dimulai pembeli dan 13,1% dimulai penjual; net asing +Rp0,63 miliar

Rincian per Broker

AG — net inisiasi per hari: 2026-08-20: +Rp3,91 miliar | 2026-08-21: +Rp1,32 miliar | 2026-08-24: +Rp4,02 miliar

OD — net inisiasi per hari: 2026-08-20: +Rp2,74 miliar | 2026-08-21: +Rp1,58 miliar | 2026-08-24: +Rp2,24 miliar

XA — net inisiasi per hari: 2026-08-20: +Rp1,50 miliar | 2026-08-21: -Rp0,06 miliar | 2026-08-24: +Rp1,37 miliar

ZP — net inisiasi per hari: 2026-08-20: +Rp1,76 miliar | 2026-08-21: +Rp0,56 miliar | 2026-08-24: +Rp0,52 miliar

CC — net inisiasi per hari: 2026-08-20: +Rp0,37 miliar | 2026-08-21: -Rp0,37 miliar | 2026-08-24: -Rp0,08 miliar

AK — net inisiasi per hari: 2026-08-20: +Rp0,09 miliar | 2026-08-21: -Rp0,06 miliar | 2026-08-24: +Rp0,62 miliar

Lihat chart harga, broker summary & kepemilikan GPRA secara interaktif — Buka Analisa Saham GPRA di app.techno62.com →

Analisa dengan pola serupa

Lihat semua analisa GPRA →

Tim Analisa Techno62

https://techno62.com/about/

Tim redaksi data Techno62 menyusun analisa otomatis dari data publik Bursa Efek Indonesia (BEI): pergantian broker dominan, tren net asing, konsolidasi harga, perubahan kepemilikan, dan transaksi kepemilikan direksi/pengendali. Bukan penasihat investasi berlisensi -- lihat halaman Tentang.

Related post

Pengaturan Cookie