IHSG Sepekan Turun 2,24% (21 September 2026–25 September 2026)
Pada 21 September 2026 hingga 25 September 2026, broker Stockbit Sekuritas Digital (XL) mencatat net beli Rp792,68 miliar, diikuti BCA Sekuritas (SQ) dengan net beli Rp325,97 miliar dan Binaartha Sekuritas (AR) dengan net beli Rp250,23 miliar. Di sisi lain, Maybank Sekuritas Indonesia (ZP) mencatat net jual Rp1.186,72 miliar, UBS Sekuritas Indonesia (AK) net jual Rp539,29 miliar, dan Macquarie Sekuritas Indonesia (RX) net jual Rp371,17 miliar.
IHSG pada periode yang sama bergerak dari 6.384,73 ke 6241,892, turun 2,24%, dengan level tertinggi 6.451,33 dan terendah 6231,833, menurut data Bursa Efek Indonesia. Net asing pasar tercatat -Rp3,16 triliun.
Koreksi 28 September 2026: versi awal artikel ini sempat menyebut net asing pasar sebesar -Rp2,08 miliar — angka itu keliru akibat kesalahan satuan di sumber data (tercatat sebagai volume lembar saham, bukan nilai Rupiah) dan sudah dihapus sementara pada 28 September 2026 pagi. Sumber data sudah diperbaiki; angka yang benar (-Rp3,16 triliun) ditambahkan kembali di atas.
Volume transaksi pasar tercatat 126,75 miliar lembar, turun 2,13% dari 129,50 miliar lembar pekan sebelumnya, dengan nilai transaksi Rp53,66 triliun, turun 21,36% dari Rp68,24 triliun.
Dari sisi sektor, Consumer Non-Cyclicals mencatat net asing Rp66,72 miliar, Basic Materials mencatat net asing -Rp414,52 miliar, dan Financials mencatat net asing -Rp2,02 triliun.
Di antara saham yang tercatat pada data mingguan ini, ESSA dan PANI sama-sama paling sering ikut naik saat IHSG naik dan ikut turun saat IHSG turun, masing-masing 18 dari 20 hari bursa terakhir (90,0%), dengan net asing keduanya juga net beli saat IHSG naik dan net jual saat IHSG turun pada 13 dari 20 hari (65,0%). EMTK tercatat di posisi berikutnya, harganya bergerak ke arah yang sama dengan IHSG pada 17 dari 20 hari (85,0%), dengan net asing bergerak ke arah yang sama pada 16 dari 20 hari (80,0%).
JAWA masuk kategori UMA pada 21 September 2026, DEWI masuk kategori UMA pada 23 September 2026, PKPK masuk kategori UMA pada 23 September 2026, dan INTD masuk kategori UMA pada 24 September 2026. NICK dikenakan status kepemilikan terkonsentrasi tinggi pada 22 September 2026. Sejumlah saham dikenakan suspensi diberlakukan pada periode ini, di antaranya BIKE dan TEBE pada 21 September 2026, NASI dan UNSP pada 22 September 2026 dan 23 September 2026, IDEA dan SINI pada 23 September 2026, AKKU, ASLI, ASPI, WAPO, dan WSKT pada 24 September 2026, serta SEMA dan SMLE pada 25 September 2026.
Ringkasan: IHSG turun 2,24% pada minggu ini dengan net asing pasar -Rp3,16 triliun, volume transaksi 126,75 miliar lembar (turun 2,13%), nilai transaksi Rp53,66 triliun (turun 21,36%), broker Stockbit Sekuritas Digital (XL) net beli Rp792,68 miliar, Maybank Sekuritas Indonesia (ZP) net jual Rp1.186,72 miliar, dan harga ESSA serta PANI bergerak ke arah yang sama dengan IHSG masing-masing 18 dari 20 hari.
Istilah dalam artikel ini
- UMA saham: pengumuman BEI atas pergerakan harga atau transaksi yang tidak biasa.
- Broker summary: ringkasan net beli dan net jual per broker, cara membaca dan batasnya.
Halaman terkait
- Distribusi net asing per sektor saham
- Fitur analisis saham Techno62
- IHSG Hari Ini: ringkasan penutupan harian
Baca juga: Analisa Saham EMTK 23 September 2026: Pergantian Broker Dominan (+1 Pola Lain) · Analisa Saham DEWI 24 Agustus 2026: Transaksi Direksi dan Pemegang Saham (+1 Pola Lain).