Grafik harga dan posisi broker JSMR

Analisa Saham JSMR 13 Oktober 2026: Tren Net Asing

Net beli/jual asing JSMR dalam 5 hari bursa terakhir lebih rendah dari kebiasaan 55 hari bursa sebelumnya, dengan selisih sekitar 0,82 kali ukuran naik-turun yang biasa, pada 13 Oktober 2026. Broker dominan bergeser dari Broker UBS Sekuritas Indonesia (AK) (net -10.169.100 lembar) ke Verdhana Sekuritas Indonesia (BB) (net +6.215.500 lembar). Terdapat juga 2 pelaporan perubahan posisi pemegang saham berkepemilikan di atas 1% pada tanggal yang sama.

Arti istilah: lihat glosarium.

Pergantian Broker Net Terbesar

Dalam 60 hari bursa terakhir, broker dengan selisih beli-jual terbesar di JSMR berganti: pada 20 Juli 2026 sampai sebelum 2 September 2026, itu adalah broker AK (net -10.169.100 lembar); lalu pada 2 September 2026 sampai 13 Oktober 2026, beralih ke broker BB (net +6.215.500 lembar).

Net adalah total pembelian dikurangi total penjualan (investor asing dan domestik) per broker. Periode 60 hari bursa ini dibagi dua: 30 hari bursa pertama dan 30 hari bursa berikutnya.

Kepemilikan Saham di Atas 1%

Nama pada daftar ini hanya data yang sudah dilaporkan; bukan tuduhan.

Perubahan kepemilikan pemegang saham di atas 1%, digabung per pemegang. Yang dilaporkan:

  • 30 September 2026: TASPEN (PERSERO) (badan usaha milik negara): dari 0% menjadi 2,98%
  • 30 September 2026: TASPEN (badan usaha milik negara): dari 2,98% menjadi 0%

Catatan: baris “TASPEN (PERSERO)” dan “TASPEN” di tanggal pelaporan yang sama berpola komplementer (satu turun mendekati 0%, satu naik dari mendekati 0%) dan nama entitasnya mirip — ini konsisten dengan kemungkinan perubahan pencatatan nama holder di registrasi kustodian, BUKAN serta-merta transaksi jual-beli di pasar. Data yang tersedia tidak membedakan keduanya.

Tren Net Asing

Dalam 5 hari terakhir, selisih beli dan jual asing pada JSMR lebih rendah dari kebiasaannya selama 55 hari sebelumnya. Selisihnya sekitar 0,82 kali ukuran naik-turun yang biasa. Ini hanya perbandingan, bukan pengujian statistik.

Selisih dihitung terhadap 55 hari bursa sebelumnya pada saham yang sama; ini perbandingan deskriptif, bukan pengujian statistik. Saat artikel ini terbit, pola ini ditampilkan bila selisihnya sekitar 0,45 kali ukuran naik-turun yang biasa atau lebih; selisih sebesar itu tergolong sering terjadi. Sejak 18 Oktober 2026 batas tampilnya dinaikkan menjadi 2,0 kali (sementara).

Analisa dengan pola serupa

Baca juga: Analisa Saham JSMR 12 Oktober 2026: Tren Net Asing (+2 Pola Lain).

Rincian per broker (siapa yang paling banyak membeli, dan siapa yang memulai transaksi) ada di halaman JSMR di aplikasi.

Istilah terkait: Lot Saham Adalah, Kepemilikan Saham Adalah.

Catatan: Artikel ini disusun otomatis. Isinya hanya menggambarkan yang sudah terjadi, bukan ajakan membeli atau menjual, dan bukan prediksi.

Lihat semua analisa JSMR →

Techno62 (disusun otomatis)

https://techno62.com/about/

Artikel ini disusun otomatis dari data pasar: data penutupan Bursa Efek Indonesia (BEI), serta data transaksi dan kepemilikan saham yang diolah Techno62. Kami bukan penasihat investasi berlisensi; data bersifat historis dan bukan rekomendasi. Pemeriksaan dilakukan sesudah terbit. Lihat halaman Tentang dan Redaksi.

Related post

Pengaturan Cookie